.

.

.

Selasa, 08 Januari 2019

Bupati Lutim Resmikan Kawasan Obyek Wisata di Pantai Balo-Balo

Bupati Lutim, HM Thoriq Husler menggunting pita sebagai tanda peresmian kawasan obyek wisata Pantai Balo-Balo di Desa Balo-Balo, Kecamatan Wotu, Kabupaten Lutim, Selasa (8/1/2019). [Foto : Int]
Selain Resmikan Kawasan Wisata Pantai, Bupati Juga Bantu Pembangunan Masjid dan Majelis Taklim di Desa Balo-Balo

LUTIM, Tabloid SAR – Bupati Luwu Timur (Lutim), HM. Thoriq Husler resmikan kawasan obyek wisata di Pantai Balo-Balo yang berada di Desa Balo-Balo, Kecamatan Wotu, Kabupaten Lutim, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (8/1/2019).

Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Lutim.

Orang nomor satu di Kabupaten Lutim itu, mengapresiasi terwujudnya Pantai Balo-Balo sebagai destinasi wisata, sebab menurutnya hal tersebut dapat terwujud karena adanya kolaborasi antara Pemerintah Desa (Pemdes) Balo-Balo dengan warga setempat.

“Berkat kerjasama dan sinergitas yang baik, serta karena adanya kebersamaan dan semangat gotongroyong antara Pemdes Balo-Balo dengan warga desa ini, sehingga kawasan Pantai Balo-Balo dapat menjadi salah satu obyek wisata di Kabupaten Lutim. Untuk itu, terus jalin kerjasama dan kolaborasi, serta sinergitas antara Pemdes dengan warga desa. Karena untuk meningkatkan daya tarik wisata ini, perlu adanya dukungan semua pihak,” himbau Husler.


Ia menambahkan bahwa dengan diresmikannya obyek wisata Pantai Balo-Balo tersebut, pihaknya berharap hal itu dapat menggugah semangat semua pihak untuk menumbuhkembangkan potensi wisata pantai di desa itu.

“Kami sebagai pemerintah daerah akan terus mengawal dan mendukung pengembangan potensi wisata pada setiap desa yang ada di Kabupaten Lutim. Dengan demikian Pemkab Lutim akan terus berupaya agar semua desa yang mempunyai daya tarik unggulan yang dapat dikelolah menjadi tujuan wisata akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah untuk ditingkatkan potensi wisatanya,” tambah Husler.

Selain itu, Husler mengatakan bahwa yang harus dilakukan warga Desa Balo-Balo setelah Pantai Balo-Balo diresmikan menjadi obyek wisata adalah harus siap menerima pengunjung.

“Jadi setelah Pantai Balo-Balo diresmikan menjadi obyek wisata, maka seluruh warga desa ini harus siap menerima para pengunjung atau parawisatawan yang datang kesini. Sehingga keramahan dan keamanan harus diutamakan, serta wajib menjaga kebersihan baik di sepanjang pantai maupun diareal perkampungan,” pintanya.

“Mudah-mudahan kesadaran kita akan wisata dapat kita kembangkan, utamanya dalam menjaga kebersihan dan keasrian pantai,” sambung Husler.


Lebih lanjut mantan Wakil Bupati Lutim tersebut, menerangkan bahwa sektor pariwisata memang salah satu yang menjadi misinya selama menjadi Bupati Lutim.

“Salah satu misi saya setelah dipercaya masyarakat untuk menahkodai daerah ini adalah sektor pariwisata. Sehingga setelah jadi bupati, satu persatu kawasan obyek wisata di Lutim mulai terbuka. Dengan demikian, kedepannya Lutim akan menjadi daerah tujuan wisata di Sulsel,” terang Husler disambut riuh tepuk tangan para hadirin.


Untuk diketahui, sebelumnya Husler menghadiri acara Silahturahmi dan Syukuran Majelis Taklim Al-Istoqomah di Masjid Al-Ittihad Desa Balo-Balo yang dikemas dengan Tema : “Menyongsong Tahun 2019, Kita Tingkatkan Kesadaran Iman & Taqwa dalam Membangun Manusia Handal dan Berakhlak Karimah”.

Dalam acara tersebut, kepala daerah berjuluk ‘Bumi Batara Guru’ itu, mengatakan kepada Kepala Desa (Kades) Balo-Balo, Achmad Lamo untuk memasukkan ‘Proposal Penuntasan Pembangunan Mesjid Al-Ittihad’ ke Pemkab Lutim.

“Saya lihat Masjid ini, tinggal sedikit lagi sudah bisa rampung pembangunannya, untuk plafonnya kira-kira berapa anggarannya? Saya secara pribadi akan menyumbang Rp 10 Juta,” kata Husler.


Menariknya karena Husler bukan hanya siap membantu biaya pengadaan untuk plafon Masjid Al-Ittihad, tapi juga siap membantu Majelis Taklim Al-Istoqomah Balo-Balo dan Kelompok Rebana di desa tersebut.

“Saya juga siap bantu pengadaan kostum untuk Majelis Taklim dan Kelompok Rebana di desa ini. Catat yaa, apa saja yang mesti saya bantu jangan sampai saya lupa,” kuncinya.

Acara tersebut, selain dihadiri Bupati Lutim HM Thoriq Husler, hadir pula Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Halsen, Kadis Perpustakaan dan Arsip Daerah Satri, Camat Wotu Irawan Ali, serta Kades Balo-Balo Achmad Lamo bersama jajarannya dan warga setempat.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.