.

.

.

Rabu, 20 Februari 2019

Musrenbang Kecamatan Telluwanua Tahun 2019 Usulkan 21 Program Skala Prioritas Utama


Camat Telluwanua Darsan Dappy didampingi Kabag Pemberdayaan Setda Kota Palopo Ardas dan Kabid Perencanaan Makro Bappeda Kota Palopo Hendri, saat membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan Telluwanua Tahun 2019 di Aula Kantor Camat Telluwanua, Rabu (20/02/2019). [Foto : T.SAR - William Marthom]
Tiap Kelurahan Usulkan Tiga Program Skala Prioritas Utama untuk Direalisasikan oleh Pemkot Palopo pada Tahun 2020 Mendatang

PALOPO, Tabloid SAR – Pemerintah Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2019.

Musrembang tersebut berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Telluwanua Jalan Poros Salutete, Kelurahan Maroangin, Rabu (20/02/2019).

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Camat Telluwanua, Darsan Dappy, dan dihadiri oleh para Lurah, Ketua LPMK, Ketua RT/RW, Babhinsa dan Babhinkamtibmas se-Kecamatan Telluwanua, serta para tokoh masyarakat setempat.

Selain itu, hadir pula Kabag Pemberdayaan Setda Kota Palopo, Ardas dan Kabid Perencanaan Makro Bappeda Kota Palopo, Hendri, serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Palopo.


Dalam kesempatan ini, Camat Telluwanua memberikan kesempatan kepada Kabag Pemberdayaan Setda Kota Palopo, Ardas yang mewakili Walikota Palopo, HM Judas Amir untuk memberikan pencerahan kepada para peserta musrenbang agar Musrenbang Kecamatan Telluwanua dapat berjalan dengan lancar dan tertib.

Sedangkan, Kabid Perencanaan Makro Bappeda Palopo, Hendri yang mewakili Kepala Bappeda Kota Palopo, Firmanzah diberi kesempatan untuk memberikan pencerahan tentang teknis penyelenggaraan musrenbang pada tingkat kecamatan.

“Sebelum kami memberikan kesempatan kepada para peserta murenbang untuk menyampaikan program-program usulan rencana pembangunan berdasarkan hasil musrenbangnya di kelurahan, terlebih dahulu saya berikan kesempatan kepada Pak Kabag Pemberdayaan dan Pak Kabid dari Bappeda untuk memberikan pencerahan kepada kita semua,” kata Darsan memberi kesempatan kepada Ardas dan Hendri.

Kabag Pemberdayaan Setda Kota Palopo dalam kesempatan ini, menghimbau agar para perwakilan OPD yang hadir dapat menyampaikan garis-garis besar program pembangunan yang akan dilaksanakan dalam tahun ini.

“Hal itu penting agar rencana program pembangunan yang akan diusulkan oleh para peserta musrenbang tidak tumpang-tindih. Artinya jangan sampai baru akan diusulkan, namun dalam tahun ini sudah terakomodasi dalam APBD Tahun Anggaran (TA) 2019. Sebab program usulan dalam musrenbang ini, baru akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2020 mendatang,” pinta Ardas.


Sementara, Kabid Perencanaan Makro Bappeda Palopo mengingatkan para peserta musrenbang agar memperjelas usulan program yang menjadi skala prioritas utama setiap kelurahan untuk diusulkan dalam musrenbang tersebut.

“Sebaiknya program-program yang akan diusulkan dalam musrenbang ini, nantinya bisa diperjelas secara terang benderang mana program usulan prioritas dari setiap kelurahan. Supaya program prioritas itu, nantinya dapat dikawal secara konsisten dalam Forum Perangkat Daerah ketika dibahas bersama dengan SKPD atau OPD terkait nantinya. Agar dapat diakomodir oleh SKPD terkait sebagai program usulannya untuk diusulkan supaya bisa diakomodir dalam APBD Tahun Anggaran 2020 mendatang pada saat pembahasan di DPRD Kota Palopo,” ujar Hendri.

Lebih lanjut, Hendri menjelaskan bahwa, ada 8 (delapan) program prioritas Pemkot Palopo yang wajib dilaksanakan atau wajib dipenuhi berdasarkan regulasi yang ada.

“Berdasarkan regulasi yang ada Pemkot Palopo diwajibkan memenuhi delapan program SPM (Standar Pelayanan Minimum) yakni program pada bidang pendidikan, kesehatan, air bersih, pembangunan, perumahan, pemukiman dan kamtibmas,” sebutnya.


Untuk diketahui, sebanyak 387 program usulan rencana pembangunan yang diusulkan oleh tujuh kelurahan yang ada di Kecamatan Telluwanua, berdasarkan hasil musrenbang masing-masing kelurahan.

Dari 387 program usulan tersebut, 21 program diantaranya masuk kategori program usulan skala prioritas dari tujuh kelurahan se-Kecamatan Telluwanua. Tiap kelurahan mengusulkan tiga program yang menjadi skala prioritas utamanya.

Sedangkan 366 program usulan lainnya, merupakan kebutuhan mendesak masyarakat dari tujuh kelurahan di Kecamatan Telluwanua yang diharapkan dapat direalisasikan pada tahun 2020 mendatang oleh Pemkot Palopo.


Diketahui pula, dari 21 program usulan skala prioritas dari tujuh kelurahan se-Kecamatan Tellwanua tersebut, delapan dintaranya merupakan program prioritas Pemkot Palopo untuk wilayah Kecamatan Telluwanua sebagai upaya pemenuhan program SPM.

Delapan program SPM tersebut yakni pembuatan jamban sebanyak 20 unit dan pembuatan saluran air limbah di Kelurahan Mancani, pembuatan jamban 20 unit di Kelurahan Batu Walenrang, pembuatan 9 unit sumur bor dan pembuatan SPAR/IPAL di Kelurahan Jaya, serta pembuatan saluran air limba dan pengadaan pipa saluran air bersih di Kelurahan Sumarambu.

Kegiatan yang dibuka oleh Camat Telluwanua, Darsan Dappy pada pukul 09.30 WITA ini, berlangsung hingga pukul 15.00 WITA.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok      


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jumlah Pembaca

.

.