.

.

.

Kamis, 14 Maret 2019

Penyidik Polres Lutim Tingkatkan Status Kasus Dugaan Penyelewengan Dana Desa Nuha’ Ketahap Penyidikan



Kasat Reskrim Polres Lutim, IPTU Akbar Andi Malloroang. [Foto : Int]
LUTIM, Tabloid SAR – Satuan Reskrim Polres Luwu Timur (Lutim), melakukan gelar perkara terkait kasus dugaan penyelewengan Dana Desa Nuha Tahun Anggaran (TA) 2017 dan 2018.

Gelar perkara yang berlangsung di Aula Polres Lutim tersebut, dihadiri Kasat Reskrim Polres Lutim bersama para Kanit Reskrim dan Penyidik Polres Lutim, serta Kasi Propam Polres Lutim, Kamis (14/03/2019) pagi.

Berdasarkan hasil gelar perkara ini, kasus dugaan penyelewengan Dana Desa Nuha TA 2017 dan 2018 ditingkatkan dari tahap penyelidikan ketahap penyidikan.

Sejumlah pasal disangkakan kepada terduga dalam kasus tersebut, yakni Pasal 12 huruf (i) subsidair Pasal 8 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana yang telah diubah menjadi UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dalam pasal itu, tersangka dijerat dengan ancaman hukuman penjara paling rendah empat tahun dan paling tinggi 20 tahun.

Kasat Reskrim Polres Lutim, IPTU Akbar Andi Malloroang membenarkan hasil gelar perkara tersebut.

Menurutnya, penyidik menjerat pelaku dengan Pasal 12 huruf (i) UU No 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi

“Dimana pegawai negeri atau penyelenggara negara, dilarang turut serta dalam pemborongan atau pengadaan. Faktanya, Kades Nuha mengerjakan semua kegiatan proyek APBDes Nuha Tahun Anggaran 2017,” ungkap IPTU Akbar kepada sejumlah awak media, Kamis (14/03/2019).

Ia menambahkan, penyidik juga menjerat pelaku dengan Pasal 8 UU No 20 Tahun 2001.

“Faktanya Kades Nuha diduga mengelapkan Dana Desa Nuha pada Tahun Anggaran 2018,” tambah Kasat Reskrim Polres Lutim tersebut.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jumlah Pembaca

.

.