.

.

.

Kamis, 28 Maret 2019

Serahkan SPPT dan DHKP PBB-P2 Kabupaten Luwu Tahun 2019 Basmin Mattayang Janjikan Reward Kepada Para Camat

Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang (kanan) bersama Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak membayar PBB Tahun 2019 dalam acara Pekan Panutan Pembayaran Perdana PBB-P2 Tahun 2019  di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Luwu, Kamis (28/03/2019). [Foto : Int]

LUWU, Tabloid SAR – Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang janjikan pemberian reward atau penghargaan berupa hadiah sepeda motor kepada para camat di Kabupaten Luwu yang paling cepat menyelesaikan pungutan Pajak Bumi Bangunan (PBB) di wilayah kecamatannya.

Hal itu, diungkapkan oleh Bupati Luwu dalam acara penyerahan Surat Pemberitahuan Pajak Terhitung (SPPT) dan Daftar Himpunan Ketetapan Pajak (DHKP) Pajak Bumi Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Kabupaten Luwu Tahun 2019.

Penyerahan SPPT dan DHKP PBB-P2 kepada para camat se Kabupaten Luwu tersebut, berlangsung di Aula Pertemuan Kantor Bappeda Luwu, Kamis (28/03/2019).

Serah terima ini, disertai dengan penandatanganan berita acara penyerahan SPPT dan DHKP PBB–P2, serta Penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Luwu dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Luwu.

MoU tersebut berisi kesepahaman bersama dalam pengintegrasian data wajib pajak daerah dengan data penerbitan izin usaha.

Prosesi penandatanganan MoU antara Bapenda dengan DPMPTSP itu, disaksikan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Luwu.

Dalam sambutannya, Bupati Luwu menyampaikan sejumlah trik dan motivasi kepada para camat, terkait pelaksanaan tugas pemungutan PBB tahun 2019 di Kabupaten Luwu.

Menurutnya, harus diakui bahwa masalah pajak maupun retribusi, seakan menjadi beban bagi masyarakat atau para wajib pajak dan retribusi. Tetapi bagi masyarakat yang mengetahui dan memahami manfaat atau tujuan pemungutan pajak dan retribusi itu,  tentu akan tumbuh kesadarannya membayar pajak dan retribusinya.

“Karena hasil pajak dan retribusi, semua akan kembali pula untuk masyarakat melalui pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung di daerah ini,” ujar Basmin.

Selain itu, Basmin mengungkapkan, melaksanakan tugas pemungutan PBB dari masyarakat adalah tugas utama para camat, selain pelaksanaan tata kelola administrasi pemerintahan di wilayahnya masing-masing.

“Kendati demikian, kita memahami bahwa memungut PBB itu tidaklah mudah, namun dapat teratasi jika para camat mampu melakukan pendekatan secara persuasif kepada masyarakatnya,” ungkapnya.

Oleh karena itu, kata Basmin, para camat harus mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat, tentang pentingnya kesadaran wajib pajak tanpa merasa ditagih.

“Maka sebagai upaya menghargai kinerja para camat, maka saya akan memberikan reward kepada camat yang paling cepat menyelesaikan pungutan PBB di wilayahnya,” ujarnya.
  
Reward atau penghargaan yang dijanjikan oleh Bupati Luwu tersebut adalah berupa hadiah satu unit sepeda motor bagi camat yang tercepat mencapai target PBB-P2 diatas jumlah Rp 300 juta.

Menariknya, reward yang sama juga berlaku bagi para camat yang paling cepat merealisasikan progress pungutan PBB-P2 dengan jumlah Rp 100 – 200 juta dalam tahun 2019 ini.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kabupaten Luwu, Moh. Arsal Arsyad dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa, saat ini dalam menentukan lokasi dan nilai transaksi dari obyek pajak, pihaknya telah bekerjasama dengan Bappeda dan Badan Pertanahan Kabupaten Luwu untuk menggunakan teknologi satu peta melalui pemetaan satelit.

“Bapenda telah menggunakan teknologi satu peta melalui pemetaan satelit, sehingga gambar dan nilai transaksi obyek pajak akan muncul dilayar saat kita memasukkan data wajib pajak,” jelas Moh. Arsal.

Arsal menambahkan bahwa, hal itu untuk memudahkan para wajib pajak dalam melakukan transaksi pembayaran PBBnya.

“Dalam rangka memudahkan pembayaran pajak, kami telah bekerjasama dengan BPD untuk memanfaatkan fasilitas ATM sebagai media transaksi, serta bekerjasama dengan Kantor Pos dengan memanfaatkan loket-loket pembayaran milik PT. Pos Indonesia,” tambahnya.

Untuk diketahui, pada penghujung kegiatan tersebut, Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang dan Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak melakukan pembayaran perdana PBB-P2 Tahun 2019 di Kabupaten Luwu.

Hal itu merupakan rangkaian acara Pekan Panutan Pembayaran Perdana PBB-P2 Tahun 2019 Kabupaten Luwu.

Diketahui pula, target PBB-P2 Tahun 2019 pada seluruh kecamatan di Kabupaten Luwu sebagai berikut :

1)            Kecamatan Larompong Selatan Rp. 431.903.168,-
2)            Kecamatan Larompong Rp. 536.368.269,-
3)            Kecamatan Suli Rp. 316.908.098,-
4)            Kecamatan Suli Barat Rp. 185.539.431,-
5)            Kecamatan Belopa Rp. 409.522.853,-
6)            Kecamatan Belopa Utara Rp. 411.028.049,-
7)            Kecamatan Bajo Rp. 409.522.853,-
8)            Kecamatan Bajo Barat Rp. 115.552.363,-
9)            Kecamatan Bastem Rp. 24.443.885,-
10)         Kecamatan Bastem Utara Rp. 34.753.737,-
11)         Kecamatan Latimojong Rp. 36.419.365,-
12)         Kecamatan Kamanre Rp. 351.092.949,-
13)         Kecamatan Ponrang Selatan Rp. 546.922.665,-
14)         Kecamatan Ponrang Rp. 409.522.853,-
15)         Kecamatan Bupon Rp. 350.666.920,-
16)         Kecamatan Bua Rp. 389.578.368,-
17)         Kecamatan Walenrang Rp. 308.975.427,-
18)         Kecamatan Walenrang Timur Rp. 409.522.853,-
19)         Kecamatan Walenrang Barat Rp. 21.865.474,-
20)         Kecamatan Walenrang Utara Rp. 227.987.772,-
21)         Kecamatan Lamasi Rp. 419.741.473,-
22)         Kecamatan Lamasi Timur Rp. 296.916.526,-

Editor : William Marthom



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.