.

.

.

Rabu, 20 Maret 2019

Setelah USBN Ratusan Siswa-Siswi SMKN 3 Luwu akan Ikuti Kegiatan Pra UKK

Kepala SMKN 3 Luwu, Drs. Damis Asang, M.Pd

Drs. Damis Asang, M.Pd : Siswa-Siswi SMKN 3 Luwu yang Berhalangan Mengikuti USBN akan Ujian Susulan

LUWU, Tabloid SAR – Tahun ini, sebanyak 250 orang siswa-siswi Kelas III Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Luwu di Desa Baramamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), tercatat sebagai peserta Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN).

Kendati demikian, sejumlah peserta USBN di SMKN 3 Luwu berhalangan mengikuti pelaksanaan USBN yang digelar selama delapan hari lamanya, terhitung sejak tanggal 11-19 Maret 2019.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala SMKN 3 Luwu, Drs. Damis Asang, MPd, ketika dikonfirmasi wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya, Selasa (19/03/2019) siang.

Menurutnya, ada sejumlah peserta USBN di SMKN 3 Luwu yang berhalangan sehingga tidak sempat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan USBN sesuai jadwal pelaksanaan yang telah ditentukan secara nasional berdasarkan kalander akademik SMK se-Indonesia.

“Anak didik kami yang berhalangan mengikuti USBN selama delapan hari sesuai dengan jadwal pelaksanaan USBN, umumnya berhalangan karena sakit atau kurang sehat ketika USBN dilaksanakan. Mereka yang berhalangan tersebut, akan diberi kesempatan untuk mengikuti USBN susulan dalam pekan ini,” kata Damis.

Selain itu, Damis menerangkan bahwa, siswa-siswinya yang telah mengikuti USBN sesuai jadwal akan mengikuti Pra Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK) di sekolah yang dinahkodainya.

“Pada saat beberapa siswa-siswi kami megikuti USBN susulan, sebagian yang telah mengikuti USBN akan mengikuti kegiatan Pra UKK sebagai sarana untuk mempersiapkan mereka dalam mengikuti UKK yang dijadwalkan pada tanggal 1-13 April 2019 mendatang,” terangnya.

Lebih lanjut, Kepala SMKN 3 Luwu tersebut menjelaskan bahwa, dalam pelaksanaan Pra UKK dan UKK di sekolahnya, ia bekerjasama dengan Dunia Industri (DUDI) yang ada di Sulsel dan Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Luwu.

“DUDI dan BLK yang bekerjasama dengan sekolah kami, akan menjadi pembimbing atau instruktur bersama guru produktif (guru praktek) sekolah dalam pelaksanaan Pra UKK. Sedangkan dalam UKK nantinya, mereka akan menjadi Tim Asessor atau Tim Penilai,” jelas Damis.

Mantan Kepala SMA Negeri 11 Luwu ini, juga menyebutkan bahwa, setelah 250 peserta didiknya mengikuti kegiatan Pra UKK dalam pekan ini, maka pada pekan berikutnya mereka akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) selama empat hari.

“Jadi setelah anak-anak kami mengikuti Pra UKK dalam pekan ini, selanjutnya mulai tanggal 25-28 Maret 2019 mendatang, mereka akan mengikuti UNBK selama empat hari, yakni mulai Senin-Kamis,” sebut Damis.

Ia berharap, seluruh rangkaian jadwal ujian yang telah diagendakan secara nasional dalam kalender akademik SMK tersebut dapat diikuti seluruh siswa-siswinya.

“Kami sebagai tenaga pendidik di sekolah ini, tentu berharap agar seluruh rangkaian ujian yang telah direncanakan secara nasional dapat diikuti oleh anak-anak didik kami. Dan tentu pula dengan harapan, seluruh siswa-siswi kami yang mengikuti ujian tahun ini dapat lulus dengan hasil maksimal,” ujar Damis dengan rada penuh harap.

Berdasarkan data dan informasi yang berhasil dihimpun wartawan Tabloid SAR menyebutkan, 250 siswa-siswi Kelas III SMKN 3 Luwu yang tercatat sebagai peserta USBN, UNBK dan UKK dalam Tahun Ajaran 2018/2019 kali ini adalah siswa-siswi dari lima kejuruan yang ada di sekolah tersebut.

Ratusan peserta didik dari lima kejuruan di SMKN 3 Luwu yang akan menyelesaikan studinya dalam tahun ini, yakni siswa-siswi dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) 55 orang, Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) 97 orang, Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) 19 orang dan Jurusan Teknik Pengelasan 28 orang, serta Jurusan Akutansi sebanyak 51 orang.   

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.