.

.

.

Kamis, 18 April 2019

Caleg Petahana Demokrat Tumbang, Robert Arelius Rante Bakal Dilantik Jadi Anggota DPRD di Dapil II Palopo

Robert Arelius Rante, Caleg partai Demokrat nomor urut 9 yang berhasil menumbangkan Caleg petahana nomor urut 1, Henri Galib.  [Gambar : Int]

PALOPO, Tabloid SARCaleg petahana partai Demokrat nomor urut 1, Henri Galib di Dapil II Kota Palopo dikabarkan tumbang. Ia kalah tipis oleh caleg nomor urut 9 partai Demokrat, Robert Arelius Rante di Dapil yang sama.

Henri Galib hanya berhasil mendapatkan suara sebanyak 1.223, sedangkan Robert yang akrab disapa Bung Coy berhasil mengunggulinya dengan perolehan suara sebanyak 1.247 suara.

Hal tersebut diungkapkan, Juru Bicara Tim Pemenangan Bung Coy, Ade Fatly Sapan Kasi’ ketika ditemui wartawan Tabloid SAR di posko induknya yang berada di Jl. Muhammad Kasim Palopo, Kamis (18/04/2019) malam.  

Menurut, Ade Fatly data perolehan suara itu, direkap berdasarkan hasil perhitungan cepat dengan metode real count.

“Rekapitulasi suara yang kami lakukan di Dapil II Palopo yang meliputi wilayah Kecamatan Wara Utara, Bara dan Telluwanua, kami lakukan bersama Tim Pemenangan Bung Coy, menggunakan metode real count yakni dengan cara menghitung seluruh hasil perolehan suara Caleg partai Demokrat di TPS – TPS yang ada di Dapil II,” kata Ade Fatly.

Kendati demikian, Ade Fatly meminta seluruh pendukung dan Tim Pemenangan Bung Coy, agar tetap focus mengawal suara yang telah berhasil diperoleh dalam Pileg kali ini.

“Kami berharap, seluruh pendukung dan Tim Pememangan Bung Coy untuk tetap focus mengawal suara. Jangan terlena, karena selisih suara hanya beda tipis (puluhan- red), sehingga berpotensi terjadi kecurangan baik pada internal partai maupun diluar partai,” imbuhnya.

Lebih lanjut, aktivis GMKI Palopo tersebut, menyeruhkan kepada timnya untuk mengamankan seluruh lembaran C1 di Dapil II Palopo.

“Kita juga berharap agar seluruh Tim Pemenangan Bung Coy dapat mengamankan dokumen C1 untuk dijadikan dasar dalam mengawal suara. Sebab C1 merupakan dokumen resmi penyelenggara Pemilu pada tingkat KPPS yang sangat penting,” kuncinya.

Penulis   : Tim Lipsus
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.