.

.

.

Minggu, 07 April 2019

dr. H Andi Thamrin Jufri, Caleg DPRD Sulsel akan Berjuang Mendorong Pelayanan Kesehatan Prima di Luwu Raya

Salah satu alat peraga kampanye, Caleg PKS nomor urut 8 Dapil XI Sulsel, dr. H Andi Thamrin Jufri, M.Kes, yang terpampang di depan rumah keluarga dekatnya di Jl. Pongsimpin, Kota Palopo. [Foto : T.SAR - Ories] 

PALOPO, Tabloid SAR – Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 yang menyelenggarakan Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) secara serentak di Indonesia, tinggal menghitung hari. Pesta demokrasi tersebut, akan dilaksanakan pada 17 April 2019 mendatang.

Menariknya dalam ajang kontestasi lima tahunan ini, dr H Andi Thamrin Jufri MKes, adalah satu-satunya Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang berprofesi dokter dari Daerah Pemilihan (Dapil) XI Sulawesi Selatan (Sulsel) meliputi wilayah Luwu Raya.

Caleg Partai Keadilan Sejahterah (PKS) nomor urut 8 ini, turut menjadi salah satu kompetitor dalam memperebutkan 11 kursi DPRD Sulsel di Dapil XI untuk mendorong peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Luwu Raya yang meliputi daerah Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur dan Kota Palopo.

Hal tersebut diungkapkan oleh dr H Andi Thamrin Jufri ketika dikonfirmasi wartawan Tabloid SAR, Sabtu (6/4/2019).

“Niat saya maju menjadi Caleg DPRD Sulsel untuk mewakili masyarakat Luwu Raya, tak lain adalah untuk mendorong pelayanan kesehatan prima,” ungkapnya.

Soalnya, kata Andi Thamrin, pihaknya sangat prihatin dengan kondisi pelayanan kesehatan masyarakat di pelosok-pelosok desa yang ada di Luwu Raya, karena masih sangat jauh dari harapan akibat minimnya alat-alat kesehatan (alkes) yang belum memadai.

“Sehingga jika saya terpilih menjadi Anggota DPRD Sulsel, maka saya akan berusaha menggelontorkan anggaran kesehatan untuk pengadaan alkes pada Puskemas-Puskesmas dan Pustu-Pustu yang ada di wilayah Luwu Raya,” kata mantan Kadis Kesehatan Kota Palopo tersebut.

Ia menambahkan, kasihan masyarakat jika penyakit mereka seharusnya dapat ditangani pada tingkat Puskesmas, namun terpaksa harus dirujuk ke rumah sakit karena minimnya fasilitas alkes di Puskesmas.

“Demikian halnya dengan Pustu, yang harus pula didukung pengadaan alkesnya secara memadai, agar dapat melakukan tindakan secara dini dalam melayani kesehatan masyarakat, khususnya dalam meminilisasi terjadinya tingkat kematian ibu dan bayi,” tambah Andi Thamrin.

Lebih lanjut, Caleg PKS nomor urut 8 Dapil XI Sulsel tersebut menerangkan, Pustu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan pada tingkat desa, sehingga mesti menjadi prioritas utama untuk didukung dengan pengadaan alkes yang memadai.
“Sebab jika, Puskesmas dan Pustu sudah memiliki fasilitas alkes yang memadai, maka hal itu dapat menjadi solusi bagi sistem pelayanan kesehatan masyarakat secara dini,” terang Andi Thamrin.

Ia menjelaskan bahwa, jika pelayanan kesehatan secara dini pada Pustu-Pustu telah didukung dengan fasiltas alkes yang memadai dan sejumlah jenis penyakit ringan telah dapat dilayani di Puskesmas, maka masyarakat tidak lagi wajib dirujuk atau berobat ke rumah sakit.

“Inilah yang menjadi misi saya, sehingga maju menjadi Caleg DPRD Sulsel,” jelas Andi Thamrin.

Apalagi, sambungnya, kesehatan merupakan kebutuhan paling dasar masyarakat yang tidak dapat ditunda-tunda pelayanannya.

“Harapan saya, bagaimana Puskesmas ke depannya dapat menjadi solusi bagi pelanyanan kesehatan masyarakat secara dini,” ujar Andi Thamrin.

Direktur Rumah Sakit St. Madyang Palopo ini menegaskan, pihaknya sangat prihatin terhadap kondisi pelayanan kesehatan masyarakat di Puskesmas-Puskesmas, khususnya  di wilayah terpencil yang jauh dari rumah sakit, sehingga akan menjadi prioritas utamanya untuk diperjuangkan agar dapat memiliki fasilitas alkes yang memadai.

“Kita sangat menginginkan agar Puskesmas di wilayah Luwu Raya ini, nantinya dapat menjadi solusi bagi pelayanan kesehatan masyarakat yang bersifat prima. Sedangkan Pustu dapat memberikan tindakan dini terhadap pelayanan kesehatan, khususnya dalam mencegah terjadinya tingkat kematitan bayi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dr H Andi Thamrin Jufri MKes, selama ini telah banyak membantu dalam meringankan beban biaya medis masyarakat, baik saat menjadi Direktur Utama Rumas Sakit Umum Sawerigading Palopo, maupun ketika masih aktif menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo.

Diketahui pula, Andi Thamrin selaku Direktur Rumah Sakit St. Madyang Palopo, saat ini masih terus memberikan bantuan untuk meringankan beban biaya medis masyarakat.

Hal tersebut adalah bukti nyata bahwa Caleg DPRD Sulsel yang satu ini, memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap kesehatan masyarakat.

Penulis   : Ories
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.