.

.

.

Senin, 01 April 2019

Gubernur Sulsel akan Cek Tiga Jabatan Kadis di Tator yang Belum Dilelang dan Sudah Setahun Lebih Dijabat Plt

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (kanan) memberikan keteangan pers dalam acara penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Ombudsman RI di Novotel Grand Shayla Makassar, Senin (1/4/2019). [Foto : Int] 

MAKASSAR, Tabloid SAR – Kendati Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah Kabupaten Tana Toraja (Pemkab Tator) yang diketuai langsung oleh Sekda Tator, DR. Ir. Samuel Tande Bura MM,  telah melakukan seleksi terbuka untuk posisi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Tator  pada Januari 2019 lalu.

Namun ternyata masih ada sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkab Tator yang kini tetap lowong dan masih diisi oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) berpangkat golongan IIIa sebagai pelaksana tugas (Plt).

Pasalnya pansel pada waktu itu, hanya melakukan lelang jabatan untuk lima posisi jabatan Pimpinan Tinggi Pratama OPD lingkup Pemkab Tator, yakni jabatan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP), Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPP & KB), serta jabatan Kepala Polisi Satuan Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP & Damkar) Kabupaten Tator.

Sementara, jabatan Pimpinan Tinggi Pratama OPD lingkup Pemkab Tator masih ada tiga yang lowong dan tidak ikut dilelang pada waktu itu.

Ketiga posisi jabatan yang saat ini masih dijabat oleh Plt berpangkat golongan IIIa tersebut, adalah jabatan Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tator.

Naifnya, selain golongan kepangkatannya belum memadai untuk menduduki posisi sebagai Kepala OPD, namun para PNS lingkup Pemkab Tator yang ditunjuk sebagai Plt Kepala Dinas pada ketiga OPD tersebut, sudah menjabat sekitar satu tahun lebih.

Sebut saja, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tator, Rospina Napa  yang tak lain adalah istri Bupati Tator, Nicodemus Biringkanae. Rospita Napa sudah satu tahun lebih menduduki posisi tersebut sebagai Plt.

Demikian pula dengan Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tator, sudah lebih dari setahun diduduki oleh Peter Rante Payung sebagai Plt.

Halnya dengan Kepala Dinas PU Kabupaten Tator, telah lebih dari satu tahun dijabat oleh Anti selaku Plt.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah menyatakan, dalam waktu dekat ini pihaknya akan datang ke Kabupaten Tator untuk melakukan pengecekan pada tiga OPD yang sudah satu tahun lebih di jabat oleh para Plt.

“Saya akan langsung ke Toraja untuk mengecek itu. Nanti saya sampaikan hasilnya,” kata Nurdin Abdullah kepada sejumlah awak media saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, pada sela-sela acara penandatanganan Nota Kesepamahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) bersama Ombudsman RI di Novotel Grand Shayla Makassar, Senin (1/4/2019).
.
Untuk diketahui, Pansel Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Tator melibatkan Kantor Pusat Pelatihan dan Pengembangan Kajian Manajemen Pemerintahan Lembaga Administrasi Negara (P3KMP-LAN) Makassar, ketika melakukan seleksi terbuka atau lelang jabatan, sejumlah posisi Kepala OPD lingkup Pemkab Tator yang kosong pada Januari 2019 lalu.

Diketahui pula, Sekda Tator, Semuel Tande Bura selaku Ketua Pansel Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama lingkup Pemkab Tator, telah mengeluarkan Pengumuman Nomor : 46/PS-JPT/TT/I/2019, tertanggal 31 Januari 2019 berisi nama-nama peserta lelang jabatan yang dinyatakan lolos tiga besar.

Penulis   : Tim Redaksi
Editor     : William Marthom


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.