.

.

.

Senin, 01 April 2019

Pemerintah Resmi Naikkan Gaji PNS 5 Persen, Dicairkan Bulan Ini dan Dirapel dari Januari 2019

Sejumlah PNS sedang fokus mengikuti sebuah kegiatan yang berlangsung khidmat. [Foto : Int]

JAKARTA, Tabloid SAR – Jelang akhir masa pemerintahannya, Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) resmi menaikkan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebesar 5 persen.

Kenaikan gaji tersebut, berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Peraturan Gaji, yang diteken langsung oleh Presiden Jokowi pada 13 Maret 2019.

Hal ini, bertujuan untuk meningkatkan daya guna dan hasil, serta kesejahteraan para PNS. Mengingat sudah empat tahun lebih, gaji PNS tidak pernah dinaikkan oleh pemerintah pada era pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK).

Dalam lampiran PP No.15 Tahun 2019 tersebut, dijelaskan bahwa gaji terendah PNS untuk golongan I/a dengan masa kerja nol tahun naik menjadi Rp 1.560.800, dari sebelumnya Rp 1.486.500.

Sementara gaji untuk PNS golongan IIa dengan masa kerja nol tahun, gaji terendahnya menjadi Rp 2.022.200, dari sebelumnya Rp 1.926.000, dan gaji tertinggi PNS golongan II/d masa kerja 33 tahun naik menjadi Rp 3.820.000, dari sebelumnya Rp 3.638.200.

Sedangkan untuk PNS golongan III/a masa kerja nol tahun, gaji terendahnya menjadi Rp 2.579.400, dari sebelumnya Rp 2.456.700, dan gaji tertinggi PNS golongan III/d yang masa kerjanya 32 tahun naik menjadi Rp 4.797.000, dari sebelumnya Rp 4.568.000.

Dan untuk gaji PNS golongan IVa dengan masa kerja nol tahun, terendah Rp 3.044.300, dari sebelumnya Rp 2.899.500, dan tertinggi gaji PNS golongan IV/d dengan masa kerja 32 tahun naik menjadi Rp 5.901.200, dari sebelumnya Rp 5.620.300.

Terkait peraturan tersebut, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, bahwa anggaran untuk kenaikan gaji PNS ini, sudah siap untuk dicairkan dalam bulan ini (April 2019).

Menurutnya, dana itu telah dianggarkan dalam APBN Tahun Anggaran (TA) 2019.

“Kenaikan gaji PNS sebesar lima persen itu, telah  dianggarkan dalam APBN kita, sehingga ketika dicairkan nantinya akan langsung dirapel mulai dari Januari 2019 sampai April 2019,” kata Sri Mulyani, Senin (1/4/2019) pagi.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menerangkan, sebelumnya pihaknya telah melakukan penghitungan secara detail terkait kenaikan gaji PNS tersebut.

“Untuk selanjutnya mengenai aturan turunan terkait kenaikan gaji ini, akan diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK),” terangnya.

Untuk diketahui, Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Askolani sebelumnya telah mencatat, dana yang disiapkan untuk kenaikan gaji PNS tersebut sebesar Rp 4-5 trilliun.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.