.

.

.

Selasa, 16 April 2019

Sehari Setelah Pemilu 2019, SMKN 3 Luwu Gelar Perpisahan dengan Ratusan Siswa-Siswinya

SMKN 3 Luwu yang berada di KM 16 Jalan Trans Sulawesi Jurusan Palopo-Masamba, tepatnya di Desa Bara' Mamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu. [Foto : T.SAR- William Marthom] 

LUWU, Tabloid SAR – Pada maret lalu, sebanyak 247 orang siswa-siswi Kelas III Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Luwu di Desa Bara’mamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengikuti Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) pada tanggal 11-19 Maret 2019.

Ratusan siswa-siswi SMKN 3 Luwu tersebut, setelah mengikuti USBN selama delapan hari, mereka kemudian mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) selama empat hari mulai tanggal 25-28 Maret 2019.

Selanjutnya, para peserta USBN dan UNBK di SMKN 3 Luwu ini, wajib mengikuti Ujian Kompetensi Kejuruan (UKK) selama 15 hari terhitung mulai tanggal 1-15 April 2019.

Setelah mengikuti seluruh rangkaian USBN maupun UNBK dan UKK, maka 247 siswa-siswi Kelas III SMKN 3 Luwu tersebut, dinyatakan telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian proses study (belajar). Mereka dinyatakan lulus dan berhak mendapatkan ijazah sebagai bukti tanda tamat belajar di SMKN 3 Luwu.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala SMKN 3 Luwu, Drs Damis Asang MPd, ketika konfirmasi wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya pada, Selasa (16/04/2019) siang.

Menurut Kepala SMKN 3 Luwu, tahun ini sebanyak 247 siswa-siswinya telah mengikuti seluruh rangkaian proses ujian sebagai syarat untuk menyelesaikan study.

“Kami beruntung karena dari 247 anak didik kami yang tercatat sebagai siswa-siswi Kelas III dari lima jurusan di sekolah ini, semua telah berhasil mengikuti seluruh rangkaian proses ujian dengan hasil yang lumayan memuaskan, baik itu hasil USBN maupun UNBK dan UKK,” kata Damis.

Ia menambahkan bahwa, siswa-siswinya yang telah mengikuti USBN, UNBK dan UKK tersebut, telah memenuhi syarat untuk ditamatkan.

“Alhamdulillah, seluruh anak didik kami yang mengikuti ujian tahun ini, semua dinyatakan memenuhi syarat untuk ditamatkan. Sehingga wajib diberikan ijazah sebagai bukti tanda tamat belajar di sekolah ini (SMKN 3 Luwu),” tambah Damis dengan penuh rasa syukur.

Selain itu, mantan Kepala SMA Negeri 11 Luwu tersebut mengungkapkan bahwa, sehari setelah pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 yang akan digelar secara nasional pada 17 April 2019 mendatang, SMKN 3 Luwu akan menggelar acara perpisahan.

“Jadi 247 orang anak didik kami yang telah berhasil mengikuti seluruh rangkaian ujian sebagai syarat penyelesaian study mereka di sekolah ini, akan diwisuda. Proses wisuda itu, akan dilaksanakan dalam acara perpisahan yang akan digelar di halaman sekolah ini, pada Kamis, 18 April 2019 mendatang. Kami berharap agar seluruh orang tua atau wali siswa-siswi yang akan diwisuda dapat hadir dalam acara ini,” ungkap Damis penuh harap.

Lebih lanjut, Damis menjelaskan bahwa, acara perpisahan yang akan digelar pada 18 April 2019 mendatang di SMKN 3 Luwu, merupakan puncak acara penammatan dan pelepasan 247 orang siswa-siswinya yang berhasil menyelesaikan study dalam Tahun Ajaran 2018/2019.

“Kegiatan perpisahan itu adalah puncak acara penammatan seluruh siswa-siswi kami yang berhasil menyelesikan semua proses study mereka di sekolah ini,” kunci Damis.

Untuk diketahui, 247 siswa-siswi Kelas III SMKN 3 Luwu yang akan ditamatkan dalam Tahun Ajaran 2018/2019 kali ini, berasal dari lima kejuruan yang berbeda, yakni dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Sepeda Motor (TSM), Teknik Pengelasan, dan Akutansi.

Diketahui pula, SMKN 3 Luwu setelah berhasil menammatkan 247 orang siswa-siswinya dalam tahun ini, maka pada Tahun Ajaran 2019/2020 mendatang, SMK tervaforit di wilayah paling utara Kabupaten Luwu ini, akan menerima peserta didik baru sekitar 250 orang.

Penulis     : William Marthom
Editor       : Zottok   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.