.

.

.

Rabu, 15 Mei 2019

Siswa SMA Negeri 4 Surakarta di Solo, Berhasil Raih Nilai UNBK Rata-Rata 100

Siswa Kelas XII IPA 6 SMA Negeri 4 Surakarta, Ananda Hafidh Rifa'i Kusnanto. [Foto.Int] 

SOLO, Tabloid SAR – Hasil ujian nasional berbasis komputer (UNBK) siswa Kelas XII IPA 6 SMA Negeri 4 Surakarta, Ananda Hafidh Rifa’i Kusnanto (17), sungguh mengejutkan dan di luar dugaan.

Pasalnya, Hafidh mendapatkan nilai UNBK yang sangat sempurna dengan porelahan nilai rata-rata 100. Siswa asal Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah (Jateng) tersebut, mendapatkan nilai sebanyak 400 dari empat mata pelajaran (mapel) dalam UNBK, masing-masing untuk nilai mapel Matematika, Bahasa Indonesia, Fisika dan Bahasa Inggris.

Padahal, siswa yang berhasil meraih medali perak dalam Olimpiade Sains Nasional (OSN) untuk Lomba Astronomi tingkat nasional di Pekan Baru Riau pada 2017 lalu ini mengatakan, dirinya hanya berharap bisa mendapatkan nilai yang bagus dalam UNBK.

“Tapi, ternyata setelah melihat hasil nilainya, saya terkejut. Karena total nilai UNBK yang saya dapatkan sebanyak 400,” kata Hafidh ketika ditemui wartawan di sekolahnya, Selasa (14/05/2019).
Hasil UNBK siswa Kelas XII IPA 6 SMA Negeri 4 Surakarta , Ananda Hafidh Rifa'i Kusnanto. [Foto.Int]
Anak seorang janda yang berprofesi sebagai penjual mainan anak-anak tersebut mengatakan, dirinya tak menyangka bisa mendapatkan nilai sebanyak itu, karena ia tidak pernah mengikuti bimbingan belajar (bimbel) di luar sekolahnya.

“Saya tidak pernah mengikuti bimbel karena tak ingin membebani orangtua. Sebab sejak ayah meninggal, semua kebutuhan saya dan ketiga adik saya sepenuhnya bergantung pada ibu kami,” ujar Hafidh.

Hafidh menambahkan, selama ini dirinya lebih banyak mengandalkan buku-buku pelajaran dari sekolah, dan latihan soal-soal. Karena jika mengikuti bimbel, ia kuatir beban ibunya semakin berat.

“Makanya, saya hanya banyak latihan soal-soal di rumah, dan banyak mempelajari buku-buku dari sekolah secara rutin setiap hari,” tukasnya.

Atas prestasi tersebut, Hafidh telah diterima di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Jurusan Teknik Elektro. Dia diterima di UGM melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) dengan beasiswa Bidikmisi.

Sementara itu, Wakil Kepala Bidang Kurikulum SMA Negeri 4 Surakarta, Meyra Dwi menilai, Hafidh adalah siswa yang pendiam di sekolahnya. Karena pendiam, maka teman-temannya tidak menyangka jika ia bisa mendapat nilai UNBK yang sempurna.

“Hafidh itu, orangnya low profile karena tidak suka menonjolkan diri dan rendah hati. Tapi tak disangka-sangka anaknya ternyata the best atau luar biasa. Penampilannya di sekolah ini, juga kelihatan biasa-biasa aja,” kata Meyra.

Selain itu, Meyra juga mengakui jika dirinya sempat terkejut dengan hasil nilai UNBK, Hafidh yang rata-rata mendapat 100. Sebab, sejak dirinya mengajar di SMA Negeri 4 Surakarta, baru kali ini ada siswa yang memperoleh nilai rata-rata 100 tiap mapel.

“Sejak tahun 2000 saya mengajar di sekolah ini, dan setahu saya, baru sekarang ada siswa kami yang mendapatkan nilai mutlak,” kuncinya.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.