.

.

.

Rabu, 29 Mei 2019

Tanggul Jebol di Desa Polewali, Pemda Lutra Langsung Turunkan Alat Berat

Kades Polewali, Ambo' Ala (kanan) meninjau lokasi tanggul jebol di desanya yang sementara dibenahi menggunakan alat berat excavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lutra, Selasa (28/05/2019).

LUTRA, Tabloid SAR – Setelah mendapat laporan dari kepala desa (Kades) setempat, Pemerintah Daerah Luwu Utara (Pemda Lutra) langsung mengunjungi, Desa Polewali, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Lutra, Sulawesi Selatan.

Pasalnya, Kades Polewali, Ambo’ Ala’ langsung melaporkan peristiwa yang menimpa desanya kepada Bupati Lutra, Indah Putri Indriani. Saat itu, Ambo’ melaporkan bahwa, tanggul di desa yang dinahkodainya, jebol sekitar 100 meter akibat luapan air banjir dari Sungai Rongkong.

Atas respon cepat dan perhatian tersebut, Pemda Lutra mendapat apresiasi dari warga Desa Polewali. Karena Bupati Lutra, Indah Putri Indriani bersama jajarannya, langsung turun meninjau lokasi tanggul yang jebol setelah mendapat informasi dari kades setempat.

“Atas nama pribadi dan masyarakat Desa Polewali, saya ucapkan terima kasih pada Pemda Lutra, khususnya kepada Ibu Indah (Bupati Lutra), karena beliau langsung merespon pengaduan kami saat itu, ketika tanggul di desa kami jebol,” kata Ambo’ di ruang kerjanya, Selasa (28/05/2019).

Ambo’ mengisahkan, saat kejadian pihaknya langsung bergegas melaporkan peristiwa yang menimpa desanya saat itu, kepada Bupati Lutra.

“Saat melaporkan kejadian itu, Ibu Bupati bertanya, apa yang Pak Desa butuhkan? Saya jawab, yang paling kami butuhkan bukan makanan atau minuman, tapi alat berat. Alhamdulillah, keesokan harinya Dinas PUPR Lutra, langsung menurunkan satu unit alat berat excavator, untuk membenahi tanggul kami yang jebol,” ujarnya.

Menurunkan alat berat saat itu, kata Ambo’ adalah langkah tepat untuk mengatasi potensi kerusakan yang lebih besar, akibat tanggul yang jebol di desanya.

“Dengan begitu, tanggul yang jebol dapat langsung dibenahi. Sehingga, air sungai dan lumpur pasir tidak tambah meluber masuk lahan pertanian warga. Dan rumah warga juga bisa aman dari ancaman banjir,” tukasnya.

Selain itu, Kades Polewali mengungkapkan, tanggul yang jebol di desanya saat itu, sangat merugikan warganya. Karena lahan pertanian warga banyak tertimbun lumpur pasir dan tergenang air sungai yang meluap.

“Hingga saat ini, sudah hampir satu bulan alat berat milik Pemda Lutra, beroperasi di desa kami untuk membenahi tanggul yang jebol ini,” ungkap Ambo’ seraya menunjuk excavator yang sedang membenahi tanggul jebol di Desa Polewali.

Lebih lanjut, Kades Polewali menuturkan, pihaknya berharap agar tanggul yang jebol di desanya dapat segera diselesaikan oleh Dinas PUPR Kabupaten Lutra.

“Agar warganya bisa lebih tenang, tidak merasa was-was jika rumah mereka tergenang air banjir akibat tanggul jebol. Dan juga dengan begitu, warga dapat kembali beraktivitas seperti biasanya, termasuk dapat kembali mengolah lahan pertanian mereka yang telah disapu air banjir dan lumpur pasir,” kuncinya.

Penulis   : Dedhy Budiman
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.