.

.

.

Rabu, 26 Juni 2019

Bupati Lutim Kunjungi Korban Kebakaran di Wotu

Bupati Lutim, HM. Thoriq Husler (kanan) saat mengunjungi korban kebakaran di Desa Madani, Kecamatan Wotu, Kabupaten Lutim, Selasa (25/06/2019)

LUTIM, Tabloid SAR – Bupati Luwu Timur (Lutim), HM. Thoriq Husler, meninjau lokasi kebakaran di Desa Madani, Kecamatan Wotu, Kabupaten Lutim, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (25/06/2019).

Peristiwa kebakaran yang melalap satu rumah warga Desa Madani tersebut, terjadi pada Senin (24/06/2019) sore sekitar pukul 16.00 WITA.

Rumah yang ludes dilalap si jago merah ini adalah milik pasangan suami-istri (Pasutri) yang bernama Kasimun dan Sri.

Beruntung dalam peristiwa kebakaran tersebut tidak menelan korban jiwa, namun mengakibatkan kerugian materil yang jika ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Saat mengunjungi korban kebakaran, Bupati Lutim mengatakan, pihaknya turut prihatin atas apa yang menimpa pasutri Kasimun dan Sri.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Lutim, kami turut prihatin atas apa yang menimpa keluarga Pak Kasimun. Semoga kejadian ini ada hikmahnya,” kata Husler kepada korban kebakaran.

Selain itu, Husler juga tak lupa mengingatkan agar warga selalu waspada terhadap musibah kebakaran.

“Jika hendak meninggalkan rumah, jangan lupa mematikan api kompor, anti nyamuk dan arus listrik,” himbaunya.

“Kita harus selalu waspada oleh karena itu, antar tetangga harus selalu saling mengingatkan untuk  mematikan api dan listrik yang tidak digunakan saat hendak meninggalkan rumah,” tambah Husler.

Semetara itu, salah seorang tetangga korban kebakaran yang menjadi saksi mata dalam peristiwa ini menjelaskan, kejadian itu terjadi begitu cepat.

“Kejadiannya sangat cepat, dan mungkin tidak cukup dari setangah jam, rumah Pak Kasimun langsung hangus terbakar api yang menjalar keseluruh bagian rumah,” jelas tetangga korban yang minta namanya tidak dimediakan.

Untuk diketahui, penyebab kebakaran ini diduga akibat konsleting arus pendek listrik.

Editor : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.