.

.

.

Rabu, 24 Juli 2019

Pengadilan Agama Belopa Canangkan Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi dan WBBM

Ketua Pengadilan Agama Kelas II Belopa, Muhammad Ali, menandatangani berita acara pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Kantor Pengadilan Agama Belopa, Selasa (23/07/2019).

LUWU, Tabloid SAR – Meski belum genap setahun keberadaannya di Belopa Ibukota Kabupaten Luwu, Pengadilan Agama Kelas II Belopa, langsung mengambil langkah konkrit dalam upaya meningkatkan pelayanan bagi para pencari keadilan di lembaga peradilan tersebut.

Langkah yang diambil adalah melakukan pencanangan pembangunan zona integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Kantor Pengadilan Agama Belopa, Selasa (23/07/2019).

Bupati Luwu, H Basmin Mattayang dalam sambutannya di acara ini mengatakan, pihaknya selaku kepala daerah di Kabupaten Luwu menyambut baik adanya pencanangan zona integritas menuju WBK dan WBBM di Pengadilan Agama Belopa.

“Pencanangan zona integritas merupakan sebuah terobosan yang harus kita apresiasi. Pemkab Luwu dan jajaranya, berkomitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi. Khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan public,” kata Basmin.

Menurut orang nomor satu di jajaran Pemkab Luwu tersebut, kehadiran Pengadilan Agama Belopa, dalam upaya menyelesaikan berbagai persoalan hukum perdata sangat penting.

“Oleh karena itu, melalui Pengadilan Agama ini diharapkan masyarakat yang mencari keadilan, seperti dalam masalah kasus perceraian sebaiknya diberi pemahaman mengenai dampak dari perceraian itu jika diputuskan pengadilan,” ujar Basmin.

Sehingga, kata Basmin, pihaknya berharap agar setiap insan yang datang mengajukan perkara permohonan perceraiannya di Pengadilan Agama, sebaiknya dinasehati terlebih dahulu sebelum perkara mereka diproses.

“Kalau bisa mereka dikasih rujuk kembali. Sekalipun ada izin dari saya kalau pihak yang ingin bercerai itu adalah pegawai. Jangan sampai hanya karena emosi sesaat, mereka begitu muda melupakan masa lalu yang begitu indah. Sebab tidak ada yang dapat menjamin masa depan akan lebih baik dari yang ditinggalkan, setelah bercerai,” tukasnya.

Selain itu, Bupati Luwu juga mengungkapkan, hal yang berkaitan dengan pengadaan fasilitas kantor baru Pengadilan Agama Belopa yang lebih refresentative.

Basmin bahkan berjanji, dalam waktu dekat ini akan segera membahasnya bersama sejumlah pihak terkait. Mengingat lokasi untuk pembangunan Kantor Pengadilan Agama Belopa, sudah disiapkan oleh Pemkab Luwu.

“Kita tinggal merencanakan proses pembangunan gedungnya,” kuncinya.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Makassar, Hj Aisyah Ismail, dalam sambutannya juga menghimbau para hakim Pengadilan Agama Belopa untuk menciptakan zona integritas menuju WBK dan WBBM.

“Melalui kesempatan ini, saya menghimbau seluruh hakim, panitera dan staf Pengadilan Agama Belopa agar meningkatkan kinerja pelayanannya. Semua harus berkomitmen untuk tidak melakukan korupsi, hindari semua godaan-godaan dari para pencari keadilan,” himbau Hj Aisyah.

“Karena keputusan tidak akan pernah adil, jika dalam upaya penyelesaian perkara sudah terjadi keberpihakan. Maka sebaiknya, kurangi interaksi berlebih antara hakim dengan para pencari keadilan,” tambahnya.

Sedangkan, Ketua Pengadilan Agama Kelas II Belopa, Muhammad Ali dalam laporannya mengungkapkan, pelaksanaan pencanangan pembangunan zona integritas ini adalah sebuah upaya untuk mewujudkan lembaga peradilan yang bersih dan bebas dari KKN, serta mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi para pencari keadilan.

“Maka dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan bagi para pencari keadilan di Pengadilan Agama Belopa, maka hari ini juga kami meluncurkan program antrian laporan berbasis elektronik dan membuka fasilitas pelayanan terpadu satu pintu (PTSP),” ungkap Muhammad Ali.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Pabung Luwu Mayor Arm Syafaruddin, Kabag Perencanaan Polres Luwu Kompol Abriadi, Kasi Intel Kejari Luwu Alexander Rante La’bi, Kepala Bank BNI Belopa Burhanuddin, Kepala Dinas Pertanahan Luwu Johan Daido, dan para Ketua Pengadilan Agama se-wilayah V Sulselbar.

Editor : William Marthom


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.