.

.

.

Selasa, 30 Juli 2019

SMP Negeri 14 Palopo Masih Kekurangan Dua RKB, Butuh Perhatian Pemerintah

Kepala SMP Negeri 14 Palopo, Sahabuddin, S.Pd

PALOPO, Tabloid SAR – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 14 Palopo yang berada di Jl. Poros Salubattang – Lamasi Pantai, Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), hingga kini masih kekurangan dua ruang kelas belajar (RKB).

Pasalnya sekolah tersebut baru memiliki 7 (tujuh) RKB yang representativ digunakan untuk melangsungkan proses pembelajaran. Sementara jumlah siswa SMP Negeri 14 Palopo, setiap angkatan terdiri dari tiga rombongan belajar (Rombel) yang membutuhkan minimal 3 RKB.

Karena Kelas VII terdiri dari tiga rombel, maka setidaknya membutuhkan 3 RKB. Demikian pula dengan Kelas VIII dan IX, masing-masing terdiri dari tiga rombel yang idealnya juga membutuhkan RKB yang sama dengan jumlah rombel.

Sehingga para peserta didik di SMP Negeri 14 Palopo yang terdiri dari 9 rombel, membutuhkan sembilan RKB.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Kepala SMP Negeri 14 Palopo, Sahabuddin, SPd, saat ditemui wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya, Selasa (30/07/2019).

Menurut, Sahabuddin sekolah yang dinahkodainya baru memiliki 7 RKB yang representativ dan masih kekurangan dua RKB. Sehingga, pihaknya terpaksa menggunakan ruang Laboratorium Komputer sebagai RKB untuk Kelas VII B, dan menggunakan Gedung Serbaguna untuk Kelas VII C.

“Karena sekolah kami masih kekurangan dua RKB, maka ruang Laboratorium Komputer dan Gedung Serbaguna Sekolah, kami gunakan untuk rombel Kelas VII B dan C,” ungkapnya.

Sehubungan dengan masalah kekurangan RKB di SMP Negeri 14 Palopo tersebut, Sahabuddin selaku kepala sekolah, berharap bisa mendapat perhatian dari pemerintah, khususnya instansi terkait.

“Sebagai pimpinan di sekolah ini, saya sudah beberapa kali mengusulkan penambahan dua RKB untuk sekolah kami. Kita berharap usulan itu, dapat segera direalisasikan,” tukasnya.  

“Hanya saja, mungkin karena banyaknya sekolah yang membutuhkan anggaran, sehingga tahun ini kami baru bisa mendapat anggaran untuk pembangunan ruang pepustakaan dan rehab dua RKB,” sambungnya.

Selain itu, Sahabuddin menerangkan, untuk Tahun Pelajaran 2019/2020 Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Negeri 14 Palopo, menerima siswa baru sebanyak 71 orang.

“Jumlah siswa baru kami yang diterima oleh Panitia PPDB tahun ini sebanyak 71 orang, mereka kita bagi menjadi 3 rombel. Karena berdasarkan aturan yang berlaku, setiap rombel maksimal 32 orang siswa. Sehingga tidak bisa dijadikan dua rombel,” terangnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala Perpustakaan SMP Negeri 3 Palopo tersebut menjelaskan, saat ini jumlah keseluruhan peserta didiknya sebanyak 221 orang yang dibagi menjadi sembilan rombel.

“Siswa Kelas VII sebanyak 71 orang, Kelas VIII 72 orang dan Kelas IX 78 orang. Jadi total jumlah siswa kami saat ini, sebanyak 221 orang yang kami bagi menjadi sembilan rombel,” jelas Sahabuddin seraya mengatakan, pada Tahun Pelajaran 2018/2019 lalu SMP Negeri 14 Palopo berhasil menammatkan 94 orang siswanya.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.