.

.

.

Selasa, 30 Juli 2019

Tahun Ini SMKN 4 Luwu Berhasil Buka Jurusan Baru, Peminatnya Lumayan Banyak

Tampak halaman SMKN 4 Luwu begitu asri dan tertata dengan rapi

LUWU, Tabloid SAR – Dalam rapat Panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pelajaran 2019/2020 di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Luwu pada bulan Apri 2019 lalu, wacana penambahan kejuruan baru menjadi pembahasan yang alot.

Para peserta rapat, mengusulkan penambahan dua kejuruan baru untuk dibuka dalam Tahun Pelajaran 2019/2020.

Saat itu, para Panitia PPDB SMKN 4 Luwu, mengusulkan lima kejuruan baru untuk dibahas bersama dan menetapkan dua diantaranya.

Kejuruan baru yang diusulkan dalam rapat tersebut, yakni jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Pengelasan, Teknik Kelistrikan, Perikanan, dan Peternakan. Alhasil, dalam rapat tersebut disepakati untuk membuka jurusan TKR dan Peternakan.

Hal ini diungkapkan oleh Kepala SMKN 4 Luwu, Harianto Gommo, SPd, MSi, saat ditemui wartawan Tabloid SAR di ruang kerjanya, Senin (29/07/2019) siang.

Menurutnya, penetapan kedua jurusan baru tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan sarana dan prasarana yang ada, serta memperhatikan ketersedian tenaga pengajar.

“Pertimbangannya bukan hanya mengenai sarana dan prasarana, tetapi kami juga memperhatikan ketersedian tenaga pengajar yang disiplin ilmunya sesuai dengan jurusan baru yang kami buka tahun ini,” ujar Harianto.

Hanya saja, kata Harianto, pembahasan penambahan kedua jurusan baru itu, agak terlambat kami lakukan. Sehingga rentang waktu untuk melakukan sosialisasi dan promosi ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di sekitar daerah ini, kurang maksimal.

“Akibatnya, dari dua jurusan baru yang dibuka tahun ini, hanya jurusan TKR yang ada pendaftarnya,” sebutnya.

Selain itu, mantan Kepala SMAN 9 Luwu tersebut menerangkan, total siswa baru yang mendaftar untuk jurusan TKR tahun ini, sebanyak 35 orang.

“Kita bersyukur karena jurusan baru yang kami buka tahun ini khususnya untuk jurusan TKR, lumayan banyak peminatnya. Totalnya sebanya 35 orang siswa baru, jadi cukup satu rombongan belajar (Rombel) sesuai standar dan ketentuan yang berlaku,” terang Harianto.

Lebih lanjut, Harianto menjelaskan, sarana dan prasarana untuk jurusan TKR di sekolah yang dinahkodainya sudah lumayan memadai.

“Meski baru tahun ini, kami menerima siswa baru untuk jurusan TKR, namun sarana dan prasaranya sudah lumayan memadai. Kami sudah punya bengkel otomotif untuk ruang praktek yang dilengkapi dengan peralatan prakteknya,” jelasnya.

“Demikian pula dengan ketersedian para tenaga pengajar yang disiplin ilmunya sangat representative untuk membuka jurusan TKR di sekolah ini,” sambung Harianto.

Kendati demikian, Kepala SMKN 4 Luwu tersebut mengungkapkan, para tenaga pengajar yang disiplin ilmunya berlatar belakang guru Teknik Otomotif atau TKR di sekolah yang dipimpinnya, rata-rata masih belum berstatus PNS atau ASN.

“Mereka umumnya masih guru honorer dan sukarela,” ungkap Harianto, seraya berharap semoga kedepannya dinas terkait bisa menempatkan guru TKR yang telah berstatus ASN di SMKN 4 Luwu.

Sebelumnya, SMKN 4 Luwu telah membuka lima kejuruan, yakni Jurusan Pertanian, Kehutanan, Otomotif Alat Berat, Telekomunikasi (Telkom), serta Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).

SMKN yang berada di Jl. Poros Palopo – Masamba KM 14 Karetan, Desa Baramamase, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut, berhasil menammatkan peserta didiknya sebanyak 160 orang pada Tahun Pelajaran 2018/2019 lalu.

Untuk Tahun Pelajaran 2019/2020 kali ini, SMKN 4 Luwu menerima siswa baru sekitar 150 orang yang mendaftar.

Penulis   : William Marthom
Editor     : Zottok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.