.

.

.

Senin, 26 Agustus 2019

Kasi Tata Kelola Persandian Diskominfo Lutra Ikut Diklat BSSN RI di Depok

Kasi Tata Kelola Persandian Dinas Kominfo Kabupaten Lutra, Alisman berdiri mempersentasekan sebuah materi dalam Diklat Sadisman yang dilaksanakan oleh Pusdiklat BSSN RI di Kota Depok, Jawa Barat.

DEPOK, Tabloid SAR – Kasi Tata Kelola Persandian pada Bidang Persandian dan Statistik Dinas Kominfo Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Alisman mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Sandiman.

Diklat tersebut, dilaksanakan oleh Pusdiklat Badan Siber dan Sandi Negara Republik Indonesia (BSSN RI) selama dua bulan, mulai sejak tanggal 24 Juli hingga 26 September 2019 mendatang di Kota Depok, Jawa Barat.

Hal ini diungkapkan, Alisman pada wartawan Tabloid SAR melalui pesan singkat via WhatsApp pribadinya, Senin (26/08/2019) siang.

Alisman mengatakan, diklat ini dikhususkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tugasnya membidangi masalah persandian, baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Para alumni diklat ini, nantinya diharapkan dapat membantu BSSN RI dalam melaksanakan tugas-tugas negara di daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, terkait masalah keamanan informasi dan siber dalam dunia teknologi informasi (TI), perlu disampaikan kepada publik secara luas.

“Sehingga masyarakat kita, bisa lebih bijak dalam bermedia sosial, demi untuk keamanan data pribadi,” tambah Alisman.

Selain itu, Alisman menyebutkan, keamanan informasi dan siber akan disosialisasikan secara massif kepada pemerintah daerah dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

“Sosialisasinya bisa dalam bentuk pertemuan langsung, dan juga disosialisasikan dalam bentuk alat peraga, seperti banner, spanduk, baliho dan sticker. Alat peraga itu, nantinya akan dipasang pada titik strategis, termasuk dipasang pada mobil dinas maupun mobil angkutan umum, tak terkecuali di rumah-rumah warga,” sebutnya.

Sesuai amanah dari BSSN RI, kata Alisman, pihaknya wajib aktif mensosialisasikan hal itu melalui media sosial.

“Agar masyarakat kita, tidak mudah untuk terpengaruh dengan berita-berita hoax, ujaran kebencian, issu SARA dan sejenisnya,” kuncinya.

Penulis   : Dedhy Budiman
Editor     : William Marthom

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

.

.